Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 November 2022

NgeBlog Setelah Vakum 3 Tahun, Gimana rasanya?

 

Blog Julayjo

Assalammulaikum...

Hai..hai..haii semuanya. Gimana kabar kalian ih, aku kangen lho😍Lama banget aku gak nulis di blog ini😓Jujur aku kangen banget nulis tapi kenapa otak ini tidak begitu antusias meresponnya. Mungkin efek kelamaan kali ya jadi rada-rada bingung mulai darimananya. Belum lagi ini blog kembali ke blog gratisan wkwkkw (next aku urus TLDnya deh).

Vakumnya aku ngeBlog bukan disengaja kok, alasannya karena kesibukan, maklum sebagai satu-satunya pencari nafkah di rumah menuntut ku untuk fokus. Mengingat biaya hidup saat ini gak bisa diajak main-main, yekaan. Belum urusan tetek bengek keperluan di rumah, biaya pendidikan dan perawatan(?) dan hiburan lainnya.

Ditemani segelas kopi hitam, sebelum membuka blog aku coba-coba menata kembali link link yang berantakan, edit sana sini sambil nyari template gratisan 😂tapi belum nemu yang sesuai keinginan, ok next ajalah inimah. Mungkin aku bisa minta jasa temen buat bebenah blognya (komen ya yang mau). Soalnya otak ini udah gak bisa singkron dengan per-html-an, rasanya kebakar isi kepala ku😆

Eh..eh kalian tau gak, aku bolak balik buka blog ini selama 3 hari, gak tau kenapa seperti ada bisikan yang mengatakan "udah sih ngapain nulis lagi, cape tau!" Belum lagi itu kursi udah makin melorot aja alias menipis joknya wkwk. Tapi hati kecil berontak "ayo nulis...ayo nulis" daripada waktu luangnya gabut buat maen mobile legend. Mikir cukup lama sih mau nulis soal apaan, ide gak ada apa yang mau diceritain coba.

Blog Julayjo
Maaf Mienya keburu abis :))

Ah, sebodo amat yang penting bisa melepas kerinduan ngeBlog aja dulu ya, kan? Sebenarnya pengen banget cerita cerita apa aja kegiatan selama vakum nulis, cuma mungkin next aja kali ya. Soalnya badmood mulai melanda, mana kaki udah mulai pegel plus kedinginan. Untungnya sebelum nulis perut udah keisi mie goreng pakai cabe rawit, telur sama bakso, baru inget ternyata itu mie goreng jumbo, hadeuuh alamat lagi ini mah jadi beban timbangan.

Ok, segitu dulu aja ya manteman, bye...muach..muaach

Sabtu, 23 September 2017

Berkunjung Ke Pertamina IBDExpo2017 Yuk!

Jakarta, 20/9/2017 kemarin saya mendapat undangan untuk menghadiri acara #PertaminaIBDExpo2017, acara yang berlangsung di JCC ini berupa talkshow yang menghadirkan narasumber seorang artis cantik , Maudy Ayunda. Acara yang bertajuk “Sinergi Untuk Indonesia” dan bekerjasama dengan Kementerian BUMN.

 
Pertamina IBDExpo2017


Acara yang dimulai jam 13.00 ini membuat saya cukup gelagapan, ini karena saya harus mengejar waktu, yah tau sendiri jalanan Ibu Kota bagaimana, belum lagi pas pesan ojek online 3 pesanan terpaksa harus dibatalkan karena trafik saat itu memang cukup padat.

Tepat pukul 12.36 akhirnya ada juga ojek online yang menerima pesanan saya, tanpa basa-basi saya suruh abang ojeknya tancap gas. Untungnya itu si abang ojek paham jalanan ke arah JCC jadi hanya butuh waktu 15 menit dari Hotel Mulia ke tempat tujuan.

Sebelum masuk Gedung JCC ternyata diharuskan registrasi terlebih dahulu, dan saat itu saya salah tempat pula, harusnya di hall A sedangkan saya daftar di pintu 1, ya sudah saatnya saya olah raga, jalan kaki ke hall A pintu 6. Cukup berdesakan ternyata orang-orang yang tengah antri untuk registrasi.

Pertamina IBDExpo2017

Setelah mendapat ID card, saya langsung menuju booth pertamina yang tidak begitu jauh dari pintu masuk hall 6, disana terlihat ada beberapa pajangan mulai dari baju batik sampai aksesoris bebatuan. Ada juga layar LCD dimana disitu kita bisa lihat grafik perkembangan distribusi BBM juga tempat-tempat kilang minyak Pertamina berada, baik itu di dalam negeri maupun luar negeri.

Pertamina IBDExpo2017


Talkshow “Sinergi Untuk Indonesia” ini menghadirkan tiga narasumber diantaranya, ada Bapak Adiatma Sardjito, sebagai VP Corporate Communication Pertamina, Ibu Devi Suradji, Staf khusus Kementerian BUMN dan Maudy Ayunda sebagai ikon generasi muda berbakat, pegiat social media juga sebagai artis multitalenta yang baru saja lulus S2.

Pertamina IBDExpo2017


Acara yang dipandu Ryan Wiedaryanto, Manager News Presenter Indosiar dan SCTV ini ternyata aslinya ganteng lho… hahaha, duh gini nih kalau emak-emak enggak boleh lihat yang bening dikit jadi bahan perhatian deh wkwkwkwk. 

Pertamina IBDExpo2017
Kanan, Maudy, tengah Ryan dan kiri Ibu Devy

Maudy didaulat Untuk tampil disesi pertama sebagai pembicara, ia sharing pengalaman bagaimana harus berjuang keras untuk mampu menyelesaikan kuliahnya, mengingat sekolah di luar negeri itu tidak mudah, banyak saingannya. Tapi alhamdulliah berkat kegigihannya Maudy lulus dengan predikat Cum Laude. Hebat ya, semuda itu sudah banyak prestasi yang diraih.

Pertamina IBDExpo2017

Untuk sesi kedua, Bapak Adiatma memaparkan seluk beluk pendistribusian BBM Pertamina ke seluruh pelosok tanah air, banyak kendala karena lokasi yang kurang memungkinkan. Namun Pertamina tetap semangat demi kemajuan dan kesetaraan, bahwa setiap masyarakat Indonesia dimanapun berada, bisa terpenuhi akan kebutuhan Migas.

Pertamina IBDExpo2017


Di Indonesia Pertamina memiliki 6 kilang minyak yang tersebar diberbagai daerah, Balongan, Dumai, Plaju, Sorong, Balikpapan dan Sorong, dengan total kapasitas terpasang sebesar 1,039 MB/day. Pertamina terus menggenjot produksi akan migas demi memenuhi kebutuahan energy nasional, yang pada kuartal 1 2017, produksi migas perseroan naik sebesar 6% dari tahun 2016 menjadi sebesar 684 ribu barel minyak perhari.

Pertamina IBDExpo2017

Lanjut dipaparkan pula oleh Ibu Devi Suradji, selain produksi dari lading migas dalam negeri, di bidang energy BUMN juga tengah berakspansi menggarap lading-ladang migas di luar negeri. Beliau juga bercerita bagaiman ia bisa masuk jajaran orang-orang penting di BUMN, bahwa tidak begitu saja ia diterima sebagai pegawai BUMN, dulu harus berjuang seorang diri di negeri orang tanpa siapa pun yang ia kenal.
 
Pertamina IBDExpo2017


Namun demi Negara beliau punya tekad dan kesungguhan untuk bisa memberikan yang terbaik. Beliau menegaskan bahwa dengan bekerja sungguh-sungguh dan dengan hati ikhlas, semua pekerjaan itu akan berbuah manis, kelak.

Sebelum acara selesai, ada sesi bagi-bagi voucher BBM, kebetulan saya tidak ikut sesi ini karena sudah kelelahan, jadinya saya melipir mencari tempat duduk dan menyaksikan keriuhan para peserta yang ikut berpartisipasi demi voucer hadiah.

 
Pertamina IBDExpo2017


Kalau teman-teman berminat atau memang ingin ke pameran #PertaminaIBDExpo2017 di JCC, jangan lupa mampir ke booth Pertamina ya. Oiya, di pameran ini juga ada booth game mobil lho, kalian bisa sambil bersenang-senang sekaligus mendapat pengetahuan tentang Migas di booth Pertamina.

Sabtu, 17 Juni 2017

Live To The Max! Bersinergi Dengan Keadaan

Bismillahirohmannirrohim.

Hidup yang jelas dari pengalaman, menghidupkan makna hanya dari pemahaman artinya selama saya mengarungi kehidupan ini tak kurang dari berbagai deraan ombak dan tiupan angin sepoi-sepoi. Kadang menyejukkan kadang perih dirasakan. Saya terlahir dari keluarga sederhana yang untuk sekadar makanpun harus berjuang mati-matian. Masa kecil saya tidak sebagaimana umumnya anak-anak yang bisa dengan bebas mendapatkan apa yang diinginkan.

Kerap menahan tangis saat lapar mendera karena tidak ada yang bisa dimakan saat itu, harus menunggu kedatangan Bapak yang tidak menentu jam pulang kerjanya. Beruntung saya punya sifat cuek dan tomboy, sesulit apapun kedaan yang menimpa tidak pernah sekalipun membuat hidup saya patah arang, ditengah ketidakberdayaan ekonomi keluarga alhamdullilah saya selalu punya ide untuk bisa memenuhi kebutuhan utama satu itu, makan.

Saya kecil dipaksa dewasa oleh keadaan

Disaat para tetangga membutuhkan pertolongan entah itu mengambilkan air, memijat atau dimintai tolong membeli kebutuhan meraka. Maka dengan sigap saya selalu mengiyakan permintaan itu. Tidak perduli berapapun materi yang diberi selalu saya terima dengan gembira, malah terkadang hanya diupah dengan sepiring nasi pun saya sangat senang. Pernah juga menjajakan es pepaya dan pisang molen, saat itu usia tujuh tahun kalau tidak salah ingat. 

Ada kejadian lucu sewaktu berjualan es pepaya, saat menjajakan diwaktu terik matahari tanpa sadar sepanjang perjalanan es pepaya itu saya makan. Alhasil sewaktu ada orang yang mau beli, esnya sudah habis saya makan. Tidak paham dan tidak tau harus bagaimana mengatakan hal ini kepada pemilik es, dengan enteng saya bilang kalau esnya habis saya makan. 

Dimarahin? Pastinya, dan saya tidak diperbolehkan lagi berjualan. Lain lagi cerita sewaktu berjualan pisang molen, dagangannya laris terus tiap hari namun keuntungan yang didapat tidak saya nikmati sendiri, keuntungannya itu sering saya berikan kepada seorang teman yang kehidupannya tak jauh beda dengan saya, hanya saja dia seorang anak yatim. Dan saya memang punya sifat tidak tegaan. Apa yang saya punya selama itu ada pasti akan saya bagi dua.

Membangun ambisi

Melihat keadaan sekitar dan kejadian sehari-hari, membuat saya berpikir keras bagaimana caranya bisa mengubah dunia dan keadaan, saya tidak ingin melihat orang-orang yang senasib dengan saya larut dalam kepasrahan menerima nasib yang itu-itu saja. Mulailah saya bergerak dengan pikiran-pikiran dibarengi ide yang terkadang nyeleneh, diluar kebiasaan orang. Mulai dari mengumpulkan teman-teman, membuat berbagai prakarya dari barang bekas untuk di jual nantinya.

Alhamdullilah apa yang saya lakukan itu terdengar oleh pihak sekolah dan sayapun mendapat penghargaan dengan diberikan beasiswa untuk jangka waktu lima tahun (waktu melakukan kegiatan itu saya masih kelas 1 SD). Hal ini pun diikuti dengan nilai-nilai sekolah lumayan baik. Saat itu saya berpikir, tidak mentang-mentang mendapat beasiswa lantas seenaknya, saya harus mampu menunjukkan prestasi demi balas budi kepada pemerintah dalam hal ini sekolahan.

Mengejar kesesuaian, live to the max!

Beranjak dewasa dan berumah tangga, kembali terulang kisah masa kecil, ya, ekonomi, walaupun tidak sama kejadiannya. Sempat stres dan marah, beruntungnya saya bukan tipe orang yang mudah putus asa, ditengah keterpurukan ekonomi setelah suami terkena PHK besar-besaran dan suami sampai hilang semangat utuk mencari pekerjaan, kehidupan saya saat itu seakan berada dititik terendah.

Beruntung Allah memberi ujian seberat itu yang membuat saya nyatanya mampu bangkit dan bergerak. Mulailah dengan mencari pemasukan untuk membantu suami dari berjualan kerudung, masakan, kerupuk, menjualkan barang dagangan (baju dan peralatan rumah tangga) orang, semua saya lakukan dengan penuh keikhalasan, sampai akhirnya bisa mendirikan sebuah warung kecil-kecilan. Bahagia rasanya bisa memampukan diri.

Sebagai penyuka tantangan, suatu saat sewaktu saya bekerja di sebuah salon kecantikan. O iya, ditengah kebahagian bisa mendirikan warung itu, saya mendapat tawaran dari seorang teman untuk mengisi lowongan pekerjaan di Salon. Ini kesempatan baik bagi saya untuk mengembangkan diri, dan kembali lagi-lagi demi kesejahteraan keluarga.

Bermodalkan tekad saya diterima di salon sebagai asisten kapster dengan tugas beres-beres dan mencuci rambut. Tugas itu hanya saya lakukan selama tiga bulan saja, saya akhirnya dipercaya untuk melakukan tugas sebagai hairstylish dan make up. Apakah saya punya basic untuk melakukan tugas itu? Sama sekali tidak. Saya hanya belajar dari lingkungan dengan seringnya memperhatikan teman yang sedang memotong rambut atau merias wajah.

Ini tandanya penghasilan sayapun meningkat, alhamdullilah tentunya. Dan sebuah kendaraan roda dua pun saya miliki, meskipun dengan mencicil selama tiga tahun dan melunasinya sebelum waktunya.

Semakin aktifnya di dunia pekerjaan itu membuat saya harus benar-benar memperhatikan kesehatan tubuh, karena bekerja di Salon bisa seharian berdiri, tangan bekerja tanpa henti, tak jarang hal ini sempat membuat tubuh drop.

Beruntung waktu itu ada klien di salon yang menyarankan untuk mengkonsumsi Theragran-M jadi saat sakitpun tidak perlu berlama-lama, dan Theragran ini memang nyata ampuhnya sebagai vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan juga mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit. Jadi saya pun mampu beraktivitas kembali dengan cepat.

Source by jejakatadotcom
Inilah saya sekarang, yang selalu tertantang dengan pekerjaan lain dengan berkecimpung di dunia blogger, banyak sebenarnya kejadian-kejadian yang memilukan dan miris tapi saya belum sanggup menceritakannya. Yang jelas dibalik semua itu menjadikan saya pribadi yang berusaha untuk selalu tegar dan bersemangat dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Dan dengan tulisan ini ada berjuta harap dan impian untuk bisa berbagi kepada sesama teman blogger lainnya ataupun siapa saja yang membaca kisah ini, bahwa hidup itu hanya bisa dilakukan dengan perbuatan. Ingin maju ya bergerak, ingin sukses ya bekerja keras.

*Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M*

Kamis, 18 Mei 2017

Sosialisasi Badan Standarisasi Nasional (BSN) Melalui Acara Fun Bike

Hari Minggu kemarin saya mendapat undangan untuk ikut serta memeriahkan acara fun bike juga pengenalan tentang Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) dengan tema "#SNIMelindungiKonsumen #FunBike2017 yang di selenggarakan  Badan Standarisasi Nasional (BSN). Di Kantor BSN yang terletak di kawasan Jln. M. Thamrin, Jakarta.

Karena hari itu Hari Minggu bertepatan dengan acara car free day, dimana banyak orang yang memanfaatkan kawasan bebas asap kendaraan bermotor ini sebagai sarana olah raga. Saya sendiri baru pertama kalinya menginjakkan kaki di kawasan cfd ini, rasanya selain asik bisa jalan-jalan di jalanan tanpa kendaraan juga menikmati pemandangan hutan beton Ibu Kota tanpa "kemacetan".


Acara fun bike dimulai jam 6 pagi dan pelepasan peserta sekitar jam 7 pagi. Berhubung saya tidak ikut sebagi peserta fun bike, jadinya saya dan beberapa teman-teman dari Komunitas ISB yang tidak ikut, diperkenankan untuk meliput di area acara. Oh iya, ada hiburan live musiknya juga lho. Sambil menunggu kedatangan para peserta funbike, momennya saya abadikan melalui foto-foto. 


Tak lama kemudian, sekitar jam 9 pagi, setelah para peserta funbike berdatangan. 
O, iya. Di acara ini juga ada bazarnya, walaupun tidak banyak varian menunya, tapi dipastikan menu yang disajikan sudah berlabel SNI, halal tentunya. Hadir sebagai narasumber, Kepala BSN, Bapak Prof. Dr. Bambang Prasetya. Beliau mengatakan bahwa, pemerintah melalui Kementerian Teknis, terkait penetapan beberapa produk yang wajib mendapat pengesahan/label SNI sebelum diedarkan kepada masyarakat luas.


Kurang lebih ada 205 produk yang wajib berSNI, beberapa contohnya adalah produk, helm, air mineral dalam kemasan (AMDK), ban, pupuk, baja, selang dan regulator gas, juga produk mainan untuk usia maksimal 14 tahun, dan banyak lagi yang lainnya. Untuk update informasi terkait SNI termasuk tata cara memdapatkan label SNI. Bisa diakses di sisni.bsn.go.id.

Untuk penerapan SNI yang dapat dipertanggungjawabkan, setidaknya ada tiga pihak yang bisa diperoleh manfaatnya secara langsung. Yang pertama yaitu, Produsen, dalam hal ini pastinya akan tertantang untuk selalu berinovasi, sehingga memiliki daya jual dengan kualitas baik.

Selanjutnya adalah Konsumen, dengan adanya SNI konsumen bisa terbantu dari informasi akan bahaya yang mengancam keselamatan, kesehatan, juga lingkungan. Dengan SNI pula kita sebagai pengguna sebuah produk, bisa menikmatinya tanpa merasa waswas antara harga dan kualitas.

Selain itu hadir pula Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Bapak Tulus Abadi. Pemaparan beliau akan pentingnya kepuasan konsumen terhadap produk, menjadi prioritas YLKI, demi melindungi hak konsumen akan kenyamanan dan keamanan dari barang yang dibelinya.

Hal ini pun sesuai dengan amanah dari UUD No. 20 tahun 2014, ungkap Pak Bambang. Bahwa BSN memiliki tugas dan tanggungjawab akan standarisasi juga penilaian kesesuaian, mulai dari pemrograman, perumusan, penetapan dan pemeliharaan (kajian ulang) SNI. 

Pada prinsipnya seluruh SNI yang diterapkan oleh BSN, penerapannya bersifat suka rela. Namun untuk tujuan tertentu, misal :
1. Perlindungan konsumen, tenaga kerja pembuat produk, juga masyarakat dari segi keselamatan, keamanan juga kesehatan.
2. Pertimbangan keamanan negara,
3. Tuntutan perkembangan ekonomi serta lancarnya iklim usaha demi persaingan yang sehat,
4. Lingkungan hidup,
Intinya, bahwa SNI yang mengatur segala aspek kehidupan masyarakat, bukan semata-mata untuk produk atau barang saja. 

Sebelum acara berakhir, BSN memperkenalkan maskot terbarunya yang diberi nama Si Rino Sahabat SNI. Maskot Rino ini diadaptasi dari hewan Badak Bercula Satu, filosofinya tak lain adalah karena badak merupakan hewan tangguh, mamalia terbesar kedua di dunia yang masih hidup sampai sekarang. 


Kostum yang di pakai Si Rino disisipkan atribut wayang Gatotkaca, yang tentunya ini menjadi lebih berkarakter, perpaduan antara Badak Jawa dan Wayang Gatotkaca menjadi lebih hudup. Ini artinya bahwa SNI sebagai ukuran sebuah standarisasi di Indonesia ingin memberikan kenyamanan, kekuatan dan mampu melindungi penggunanya. 

Jadi, sudah fahamkah kita untuk senantiasa memperhatikan produk yang ber abel berSNI? 

Sabtu, 18 Maret 2017

Ngeblog Nyaman Pakai Hape? Kenapa Tidak!

Assalammualaikum, kali ini saya mau berbagi tips soal ngeblog pakai hape. Ya, berhubung ga mungkin bawa-bawa PC sedangkan laptop jadul sudah dikarantina buat mainan si kecil, laptop terbaru masih tahap list. Maklumlah emak-emak lugu ini keseringan berjibaku urusan sekolah anak dan dapur. 
Gambar dalam foto ini tangannya (ig) @masekoid 
Terus bagaimana biar bisa nyaman ngeblog pake hape? Baik, ini sedikit tutorilanya ya. Simak baik-baik kalau perlu sediain camilan seblek, kerupuk plus seteko kopi, kembung kembung deh.

Aturan Pertama
Instal dulu aplikasi blogger atau WP di hape. Eh instal juga word dokumen bila perlu ya. Lanjut cari materi di google untuk bahan tulisan, copas lalu simpan di word. Terus baca dan pelajari, ambil kalimat yang bisa disesuaikan dengan bahan postingan.

Aturan kedua
Satukan bahan entah itu press rilis atau content placement bersama materi yang sudah kita baca lalu tulis dengan gaya menulis kita seperti biasanya. Setelah beres baca ulang lagi takutnya ada hal-hal yang tidak sesuai lanjut mengeditnya. Simpan tulisan tadi dalam bentuk draft minimal satu hari , jangan langsung di posting ya. Setelah itu baca lagi, edit lagi. Setelah yakin baru kita posting.

Aturan ketiga
Namun sebelum kita posting jangan lupa untuk menyisipkan gambar untuk melengkapi tulisan tadi. Usahakan size gambar yang akan kita gunakan disesuikan ukurannya, jangan terlalu kecil jangan pula kebesaran. Umumnya kalau "saya" sih menggunakan ukuran minimal 1MB. Kalau sempat boleh, malah kalau bisa gambar kita edit pencahayaannya. Supaya terlihat bagus dibaca orang. Boleh pakai aplikasi apa saja, saya pakainya pict art (bisa diunduh di play store).

Aturan keempat
Apakah boleh menulis melalui hape dalam posisi tiduran? Sesekali boleh-boleh saja, tapi sebenarnya ini tidak baik  karena apa? Posisi kedua lengan otomatis akan menumpu beban dari hape, efeknya lengan dan pundak akan terasa pegal. Walaupun berat hape tersebut tidak seberat beban hidup yang dimiliki *abaikan

Lantas posisi yang "enakeun" itu yang bagaimana? Pastinya sambil duduk dong ah, tapi usahakan kedua kaki jangan sampai menjuntai kebawah, bisa memakai alas entah itu bantal besar atau meja kecil untuk menopang kaki. Ini gunanya untuk menyeimbangkan beban hape yang kita pegang karena tertumpuh dikedua telapak tangan. Oiya, jangan lupa juga memakai sandaran untuk punggung, pokoknya usahakan senyaman mungkin, sampai kita merasa enjoy saat menulis tersebut.

Aturan kelima
Saking asiknya menulis enggak terasa hasil tulisan tersebut ternyata sudah melebihi target, bisa dipastikan kedua jempol kita akan merasa pegal, atau bisa jadi sampai kesemutan. Kalau hal ini terjadi, stop dulu menulisnya. Kedua jempol diolah ragakan dahulu caranya, angkat kedua tangan, rapatkan kedua jemari melebihi tinggi kepala sampai kira-kira 15 detik . Lalu remas-remas kedua jari sampai merasa aliran darah normal kembali.

Gerakkan juga kedua pundak dengan gerakan memutar kedepan kebelakang, sama waktunya, kira-kira 15 detik. Terakhir atur nafas dengan cara menghirup udara melalui hidung keluarkan melalui mulut secara perlahan selama 15 kali hitungan disetiap hembusan nafasnya. *seperti lirik lagu siapa ya? -abaikan

Hal terakhir dalam menulis menggunakan hape adalah soal kemampun jaringan internet, syukur-syukur hape yang dimilikinya sudah support 4G, jadi kecepatan akses data tentunya akan sangat membantu kelancaran memposting, mengunduh dan mengupload gambar dengan sempurna. 

Kalau saya sih kebetulan memakai kartu XL jadi semua lancar-lancar aja tanpa kendala. Bahkan saya terbiasanya ngeblog mobile dalam kendaraan apabila tengah melakukan perjalanan jauh. Dan semuanya tanpa kendala tuh pakai provider yang saya gunakan tadi. 
Jiaah ketauan promo hape Asusnya *khan maen!
So.. bagaimana dengan teman-teman, apakah sering/pernah ngeblog on mobile dimanapun dan kapanpun situasinya apabila memungkinkan?

Senin, 19 Desember 2016

Brother Gathering Perkenalkan Printer MFC – L6900DW dan MFC – L690DW Di Bandung

Saya dan teman-teman blogger Bandung
Hai hai.. kali ini emak-emak lugu dapat kesempatan menghadiri peluncuran sebuah printer dari Brother. Printer canggih yang dikhususkan untuk kebutuhan sebuah perusaan, sekolah atau sejenisnya. Acara berlangsung mulai pukul 19.00 bertempat di Cafe Vermont, Setiabudi, Bandung.

Tadinya saya menyangka produk Brother ini hanya mesin jahit, mesin obras saja. Ternyata ada banyak produk yang sudah dikeluarkan, mulai dari Printer, Printer Label, Scaner dan tentunya Mesin Jahit. Mengambil tema “Gathering With Brother, At Your Side” Diawali sesi ramah tamah sekaligus dinner bareng, saya dan teman-teman blogger lainnya memanfaatkan momen ini sambil foto-foto, saling sapa. Eh iya, ternyata ada sebagian dari peserta yang hadir belum saya kenal dikehidupan nyata, kalau chit-chat di medsos sih kita akrab. Itulah gunanya kita kopi darat, jadi saling tahu. Istilahnya, memanjangkan tali silaturahmi.
Ka-ki : Dadan Ramdhani, Mas Unggul Sugena dan Mas Andre (Brother)

Sebelum mempresentasikan pengenalan produk Printer, salah seorang perwakilan Brother mengajak Kita-kita dan ditantang untuk (lagi-lagi) mengikuti manequin challenge, seru banget pokonya. Walaupun harus beberapa kali take karena ketidaksiapan salah seorang panitia dan ruangan yang tidak begitu mendukung, karena ada life musik. Namun akhirnya berhasil juga, sayangnya sesi manequin in tidak bisa saya abadikan, pihak panitia yang mengambil videonya. *ntar minta aah :D
Dinner yang kebanyakan ngobrolnya *mengabaikan makannya* :D

Tiba giliran Andre Chouw menjelaskan produk printer MFC – L6900DW dan MFC – L690DW dimana ini merupakan produk keluaran terbaru dari Brother, mesin foto copy yang sudah terintergrasi dengan jaringan internet dan dapat diakses melalui aplikasi “brother” yang bisa di install di GooglePlay.

MFC – L6900DW punya kemampuan sebagai berikut;

Memaksimalkan produktivitas workgroup dengan terik, cetak, cepat dan punya kecepatan menyalin hingga 52ppm dan, 570-sheet. Mampu memenuhi kebutuhan setiap kantor. dalam satu baki opsional untuk meningkatkan kapasitas 1.610 lembar atau bisa mengubah fungsinya menjadi All-in-One, model opsi tray tower (520 lembar x 4 nampan). Tambahan fitur pemindaian canggih untuk scan-ke tujuan dengan kecepatan monokrom pemindaian tercepat di kelasnya.
MFC - L690DW

MFC - L6900DW

MFC - L690DW

MFC - L6900DW

MFC - L6900DW

*maaf foto-fotonya minim penerangan*

Kecepatan mencetak dengan volume cetak kualitas tinggi.

4,85 inch Warna touchscreen Tampilan
Warna abu-abu
Terkoneksi dengan Jaringan Wireless
dimensi 495x427x518mm
Duty Cycle Direkomendasikan 10000 halaman per bulan
Fungsi untuk Print / Copy / Pindai / Fax
Mencetak dengan resolusi 1200x1200 dpi
Kecepatan cetak Mono 50 ppm
resolusi pemindaian 19200x19200 dpi
Ukuran A4 Printer
Berat 19kg

Memang printer MFC – L6900DW ini dirancang untuk tipe perusahaan. Cuma ga usah khawatir untuk komsumsi individual tipe MFC – L690DW bisa jadi alternatif perangkat printer di rumah dengan keunggulan yang “hampir” sama. Oiya, di acara ini hadir pula owner seller printer terbesar, terkenal dengan “Gudang Printernya” yang ada di BEC Bandung dan Mas Ary Mozta yutuber itu lho. 
Bersama pemilik Gudang Printer

Saya, teman-teman dan Mas Ary Mozta(bewokan)

Satu lagi, jangan lupa saat ini Brother tengah mengadakan chellenge lho, yaitu #BeraniBuatPerubahan kita menceritakan komunitas atau institusi disekitar kita perubahan apa yang akan diperbuat dengan produk brother (Printer, Printer Label, Scaner dan Mesin Jahit). Nantinya akan dipilih 3 testimoni terbaik dari 1000 peserta untuk mendapatkan voucher map @300k. Lebih lengkapnya silahkan akses link ini

Senin, 28 September 2015

NgeBlog Sambil Ngejar “Hadiah”? Go For It Aja!

NgeBlog Sambil Ngejar “Hadiah”? Go For It Aja!
Ngeblog menuju impian

Yeah akhirnya ketahuan juga kalo aku emang blogger hunter alias pemburu hadiah, tapi bukan goodie bag lho ya heuheu. Nih semua gara-gara mamak goel yang sering banget ngadain lomba. Lupa juga ini lomba keberapa yang aku ikuti. NgeBlog Sambil Ngejar “Hadiah”? Go For It Aja! di Blognya emak Winda, dan..taraaam, ga pernah menang hiks hiks. Jahat! *eh :D

Terus (terang) terang terus (Philip kale wkwkwk) awalnya sekedar nambah-nambah wawasan aja, maklum diriku ini apalah-apalah gitu. Sekolah ga tinggi, ekonomi biasa-biasa aja, pengetahuan? Ya, gitu deh masih dalam taraf penjajakan *what? Sampai kapan mau menjajakannya? Ya, sampai hayat dikandung badan, selama bumi pertiwi mempertahankan adanya diriku dan selama internet tidak di hapus dari pri kemanusiaan dan pri keadilan. –abaikan

NgeBlog Sambil Ngejar “Hadiah”? Go For It Aja!

Oke serius ah (kibas phasmina). Pertama kali ngeblog itu susah-susah rumit, secara aku ini memang tidak punya basic sama sekali dunia pekomputeran. Widget, kode html, banner, header dan ini ono kucrut we, lieur aslina tah. Dan artikel pertama yang tanpa spasi alias copas dari words (tapi ditulis sendiri lo, ya). Langsung posting gitu aja. Alhasil jadi bahan ketawaan orang. Tapi diriku ini bukan orang yang mudah nyerah gitu aja. Sediki-sedikit mulai paham kenapa kita harus ngeblog, ini setelah sekian lamanya memperlajari dari postingan orang lain. Mulai dari cara penyampaian, tata bahasa juga materi yang bakal disampein ke orang. Ya, walau pun masih jauh dari sempurna bener. Setidaknya daku mau berusaha untuk terus mempelajari dunia tulis menulis di blog.

NgeBlog Sambil Ngejar “Hadiah”? Go For It Aja!

Tiga tahun sudah  berlalu, apa yang daku dapetin dari ngeblog? Materi berupa wawasan, ilmu yang selama ini tidak daku ketahui, bisa sharing bareng teman, nambah pertemanan. Yang jelas kualitas diri kita semakin dipertimbangkan orang. Ibaratnya, jika bukan dari kalangan intelek atau anak konglemerat, jadilah “penulis”. Sebab menulis itu memang selain nambah pengetahuan juga nambah kemampuan plus murah meriah, yang nantinya insya Allah akan memberi jalan rejeki, berupa materi. Terus apa sih yang daku kejar dari ngeblog ini? Ada pastinya dong, daku mengejar impian dari blogging ini untuk sebuah kesuksesan. Sukses memerangi kebodohan dan mampu jadi inspirasi banyak orang.  Daku tidak muluk-muluk mengejar materi berupa uang *shog banget* (padahal butuh banget :’( ) prinsip daku sih sepele, jika pengetahuan dan kemampuan terus ditingkatkan, uang akan dengan sendirinya menghampiri tanpa kita duga. *Noted*

Berkat blogging daku merasakan yang namanya makan haratis di restoran, ngereview dan dibayar (ada yang bayarnya pake pulsa ada juga duit), dapet buku gratis hasil lomba ngeblog. Plus segudang materi pengetahuan. Beugh, kalo musti sekolah lagi mah mahal atuh. Makanya ngeblog itu bagaikan sekolah alam (maya) mudah dan murah, Cuma modal keinginan dan usaha plus kuota hehehe. Tapi saat ini daku sebenernya lagi bersedih hati *nyanyik Ibu Pertiwi*, tau kenapa? Ini lho mmh nganu.. malu ah. Nati aja dikasih taunya ya, ga enak diomongin kalau daku lagi ngebet pengen ngasih hadiah buat si bungsu yang pada tanggal 15 Oktober nanti ulang tahun. Kasian tu anak, punya hape ga bisa buat bbm-an, fitur-fiturnya ga pada support, maklum abis ditepu temen kalo hape yang daku kasih ke si bungsu ternyata hape kawe tingkat dewa, hiks. Lhaaah, ko malah dikasih tau beneran, curcol dikit ga apalah ya, kan jujur itu lebih baik dari pada mendem keinginan -halah. #kodekeras Hahahaha.