Tampilkan postingan dengan label Ngeblog Nyaman Pakai Hape. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngeblog Nyaman Pakai Hape. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Maret 2017

Ngeblog Nyaman Pakai Hape? Kenapa Tidak!

Assalammualaikum, kali ini saya mau berbagi tips soal ngeblog pakai hape. Ya, berhubung ga mungkin bawa-bawa PC sedangkan laptop jadul sudah dikarantina buat mainan si kecil, laptop terbaru masih tahap list. Maklumlah emak-emak lugu ini keseringan berjibaku urusan sekolah anak dan dapur. 
Gambar dalam foto ini tangannya (ig) @masekoid 
Terus bagaimana biar bisa nyaman ngeblog pake hape? Baik, ini sedikit tutorilanya ya. Simak baik-baik kalau perlu sediain camilan seblek, kerupuk plus seteko kopi, kembung kembung deh.

Aturan Pertama
Instal dulu aplikasi blogger atau WP di hape. Eh instal juga word dokumen bila perlu ya. Lanjut cari materi di google untuk bahan tulisan, copas lalu simpan di word. Terus baca dan pelajari, ambil kalimat yang bisa disesuaikan dengan bahan postingan.

Aturan kedua
Satukan bahan entah itu press rilis atau content placement bersama materi yang sudah kita baca lalu tulis dengan gaya menulis kita seperti biasanya. Setelah beres baca ulang lagi takutnya ada hal-hal yang tidak sesuai lanjut mengeditnya. Simpan tulisan tadi dalam bentuk draft minimal satu hari , jangan langsung di posting ya. Setelah itu baca lagi, edit lagi. Setelah yakin baru kita posting.

Aturan ketiga
Namun sebelum kita posting jangan lupa untuk menyisipkan gambar untuk melengkapi tulisan tadi. Usahakan size gambar yang akan kita gunakan disesuikan ukurannya, jangan terlalu kecil jangan pula kebesaran. Umumnya kalau "saya" sih menggunakan ukuran minimal 1MB. Kalau sempat boleh, malah kalau bisa gambar kita edit pencahayaannya. Supaya terlihat bagus dibaca orang. Boleh pakai aplikasi apa saja, saya pakainya pict art (bisa diunduh di play store).

Aturan keempat
Apakah boleh menulis melalui hape dalam posisi tiduran? Sesekali boleh-boleh saja, tapi sebenarnya ini tidak baik  karena apa? Posisi kedua lengan otomatis akan menumpu beban dari hape, efeknya lengan dan pundak akan terasa pegal. Walaupun berat hape tersebut tidak seberat beban hidup yang dimiliki *abaikan

Lantas posisi yang "enakeun" itu yang bagaimana? Pastinya sambil duduk dong ah, tapi usahakan kedua kaki jangan sampai menjuntai kebawah, bisa memakai alas entah itu bantal besar atau meja kecil untuk menopang kaki. Ini gunanya untuk menyeimbangkan beban hape yang kita pegang karena tertumpuh dikedua telapak tangan. Oiya, jangan lupa juga memakai sandaran untuk punggung, pokoknya usahakan senyaman mungkin, sampai kita merasa enjoy saat menulis tersebut.

Aturan kelima
Saking asiknya menulis enggak terasa hasil tulisan tersebut ternyata sudah melebihi target, bisa dipastikan kedua jempol kita akan merasa pegal, atau bisa jadi sampai kesemutan. Kalau hal ini terjadi, stop dulu menulisnya. Kedua jempol diolah ragakan dahulu caranya, angkat kedua tangan, rapatkan kedua jemari melebihi tinggi kepala sampai kira-kira 15 detik . Lalu remas-remas kedua jari sampai merasa aliran darah normal kembali.

Gerakkan juga kedua pundak dengan gerakan memutar kedepan kebelakang, sama waktunya, kira-kira 15 detik. Terakhir atur nafas dengan cara menghirup udara melalui hidung keluarkan melalui mulut secara perlahan selama 15 kali hitungan disetiap hembusan nafasnya. *seperti lirik lagu siapa ya? -abaikan

Hal terakhir dalam menulis menggunakan hape adalah soal kemampun jaringan internet, syukur-syukur hape yang dimilikinya sudah support 4G, jadi kecepatan akses data tentunya akan sangat membantu kelancaran memposting, mengunduh dan mengupload gambar dengan sempurna. 

Kalau saya sih kebetulan memakai kartu XL jadi semua lancar-lancar aja tanpa kendala. Bahkan saya terbiasanya ngeblog mobile dalam kendaraan apabila tengah melakukan perjalanan jauh. Dan semuanya tanpa kendala tuh pakai provider yang saya gunakan tadi. 
Jiaah ketauan promo hape Asusnya *khan maen!
So.. bagaimana dengan teman-teman, apakah sering/pernah ngeblog on mobile dimanapun dan kapanpun situasinya apabila memungkinkan?

Featured Post

NgeBlog Setelah Vakum 3 Tahun, Gimana rasanya?